Pages

Pertimbangkan 5 Faktor Ini Sebelum Membeli Rumah untuk Investasi


Dalam hal membeli rumah, ada banyak hal yang seharusnya Anda perhatikan. Salah satunya, apakah rumah tersebut bisa wujudkan rumah imajinasimu. Selain itu, Anda juga harus pikirkan hal lainnya semisal apakah rumah tersebut bisa digunakan untuk investasi atau tidak. Dari hal ini, sebaiknya Anda pertimbangkan hal ini sebelum memutuskan beli rumah!

Pertimbangkan 5 Faktor Ini Sebelum Membeli Rumah untuk Investasi

1. Tanah Sebagai Aset
Salah satu hal yang harus Anda perhatikan adalah tanah sebagai aset yang selalu naik harganya. Sebagaimana harga produk dan jasa lainnya, harga rumah itu sangat dipengaruhi oleh supply dan demand. Untuk mendapatkan untung, biasanya pengembang akan memoles rumah sedemikian rupa sehingga harganya bisa melambung tinggi.

Padahal, selain tanah yang dimiliki, pengaruh kecil seperti itu tak perlu Anda pikirkan. Sangat penting untuk memikirkan seperti apa prospek masa depan dari tanah yang ada di bawah bangunan tersebut. Jadi, Anda harus berhati-hati dalam menentukan ini.

Mengapa? Sebab, harga tanah selalu naik setiap tahunnya. Permintaan akan tanah terus naik sepanjang tahun seiring dengan pertambahan populasi. Kalau Anda benar-benar ingin berinvestasi, baiknya perhatikan tanahnya lebih dulu.

2. Lokasi
Selain itu, Anda juga harus memperhatikan lokasi dari rumah tersebut. Lokasi rumah adalah hal yang sangat menentukan harganya di kemudian hari. Rumah yang berada di dekat jalan besar cenderung memiliki harga yang lebih mahal ketimbang yang masuk dalam gang. Itu karena aksesnya yang lebih mudah.

Ada baiknya, bila Anda ingin membeli rumah untuk investasi meskipun dengan cara KPR kredit rumah mudah, Anda harus memilih rumah yang berada di area perkampungan atau tempat tinggal agar harga jualnya kembali lebih tinggi.

3. Harga Tanah Bisa Meningkat Bisa Dipengaruhi Usia Tetangga
Disadari atau tidak, ternyata usia tetangga juga bisa mempengaruhi harga tanah. Meski faktor ini cukup jarang diperhatikan dalam hal jual beli tanah dan rumah, namun ada juga pembeli yang memilih tanah dan rumah berdasarkan tetangga di sekitarnya. Bila si pembeli memiliki anak kecil, biasanya mereka akan memilih tempat yang memiliki banyak anak kecil juga.

Hal ini bertujuan agar anak-anak mereka menemukan teman bermain yang cocok. Jenis pembeli yang seperti ini biasanya akan menjauhi perumahan yang banyak dihuni oleh lansia. Oleh sebab itu, Anda bisa tentukan target pasar Anda lebih dulu saat ingin beli rumah lalu jual kembali dan perhatikan kondisi di sekitar.

4. Pembangunan di Sekitar
Anda yang hendak membeli rumah untuk dijual lagi juga harus memperhatikan pembangunan yang ada di sekitar. Para pembeli biasanya akan memilih rumah yang di sekitarnya memiliki cukup banyak fasilitas umum baik itu yang berasal dari fasilitas swasta ataupun yang dibangun oleh pemerintah.

Perlu disadari, bahwa rumah yang berada di dekat rumah sakit, sekolah, bahkan jalan tol memiliki harga yang cukup tinggi bila dibandingkan rumah yang di sekitarnya tidak memiliki fasilitas serupa. Oleh sebab itu, sebelum Anda putuskan untuk beli rumah baik secara KPR atau langsung lunas, perhatikan pembangunan di sekitar juga.

5. Rumah yang Kecil Bisa Saja Lebih Menguntungkan
Kebanyakan orang berpikir bahwa rumah yang memiliki ukuran dan tipe yang besar biasanya akan memiliki harga yang besar juga di kemudian hari. Oleh sebab itu, banyak orang yang ambil KPR untuk rumah yang luas dengan harapan mendapatkan imbal balik investasi yang menguntungkan.

Padahal, hal tersebut sebenarnya tak pasti benar. Rumah yang besar dan tipe terbaik belum tentu memiliki imbal investasi yang besar juga karena sebenarnya harga dari rumah dan tanah itu tergantung permintaan alias rasio supply dan demand. Jadi, ketika memilih untuk membeli rumah lalu menjualnya lagi, Anda harus perhatikan rasio yang satu ini.

Jangan sampai terjebak membeli rumah yang ukurannya besar di perkampungan atau lingkungan tempat tinggal Anda. Rumah yang ukurannya kecil atau biasa-biasa saja bisa dijadikan pilihan terbaik. Sebab, biasanya rumah yang ukurannya standar lebih banyak peminatnya dibandingkan rumah yang berukuran besar.

Kalau sudah begini, artinya Anda akan jadi lebih mudah menjual rumah tersebut dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar pula. Daripada Anda membeli sebuah rumah besar, lebih baik Anda membeli dua buah rumah kecil dengan harga yang nyaris sama, kan?

Keuntungan yang bisa Anda dapat dari dua rumah kecil ini bisa lebih besar. Satu lagi hal yang harus Anda perhatikan. Rumah yang besar cenderung membutuhkan biaya perawatan yang besar pula. Itu artinya, Anda harus menggelontorkan dana berlebih!

Itulah beberapa hal yang wajib Anda perhatikan dalam membeli rumah baik dengan KPR atau tidak untuk wujudkan desain rumah yg bikin relax yang banyak diidamkan orang dengan tujuan investasi. Rumah yang memenuhi syarat di atas memiliki peluang lebih besar untuk laku dengan harga yang lebih tinggi. Jadi, keuntungan pun akan makin besar!
 

Most Reading

Sidebar One