Pages

Tiga Jenis Investasi yang Paling Bayak Diminati dan Menguntungkan


Rekening tabungan tidak memberi Anda banyak uang. Selain itu tidak ada alasan untuk percaya bahwa saldo rekening tabungan akan bertambah dalam waktu dekat. Anda ingin mendapatkan lebih banyak uang dari yang Anda miliki? Pertimbangkan untuk membuat rencana investasi.

Tiga Jenis Investasi yang Paling Bayak Diminati dan Menguntungkan

Tiga Macam Investasi Paling Umum
1.   Obligasi
Obligasi pada dasarnya adalah pinjaman yang Anda berikan kepada pemerintah atau perusahaan. sama seperti pinjaman lainnya, obligasi menimbulkan bunga dari waktu ke waktu. Obligasi datang dengan tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan sebelumnya. Yaitu saat "pinjaman" jatuh tempo dan Anda membayar kembali investasi awal Anda.

Bunga yang diperoleh dari obligasi dibayarkan secara berkala hingga jatuh tempo. Frekuensi pembayaran tergantung pada ketentuan obligasi. Anda tidak dapat mengakses uang yang telah diinvestasikan ke dalam obligasi hingga tanggal jatuh tempo. Sehingga harus benar-benar mempunyai pertimbangan yang matang saat berinvestasi obligasi.

Namun jika suatu saat Anda membutuhkan dana dalam waktu cepat Anda dapat menjual obligasi tersebut. Hanya perlu diingat bahwa biasanya ada biaya rekanan dengan menjual obligasi sebelum tanggal jatuh tempo. Dalam kedua kasus tersebut, Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki cukup aset likuid. Misalnya, mudah diakses jika keadaan darurat.

Obligasi dengan peringkat buruk biasa disebut dengan junk bond. Junk bond adalah investasi yang sangat berisiko. Pasalnya junk bond dikeluarkan oleh perusahaan yang sedang dalam kesulitan keuangan.

2.   Saham
Membeli saham di perusahaan membuat Anda menjadi pemilik bagian di perusahaan itu. Dan jika sudah memiliki saham berarti Anda mempunyai sejumlah kendali atas urusan-urusan perusahaan. Pengaruh Anda sangat tergantung pada jumlah saham yang Anda miliki.Anda dapat menghasilkan uang dari saham dengan dua cara, yaitu dividen dan keuntungan.

Deviden adalah sebagian dari keuntungan perusahaan yang telah ditetapkan untuk pemegang saham. Namun tidak semua saham menawarkan dividen. Jika saham yang Anda miliki tidak menawarkan dividen maka Anda akan mendapat untung. Dengan catatan jika nilai saham yang Anda miliki meningkat dan kemudian Anda menjualnya.

Saham merupakan bentuk investasi yang berisiko. Mengapa? Karena profitabilitas saham sepenuhnya bergantung pada keberhasilan perusahaan tempat Anda berinvestasi. Jika perusahaan goyah, nilai saham bisa anjlok dalam semalam.

Maka sangat berbahaya untuk menempatkan terlalu banyak uang yang tersedia ke pasar saham. Meski begitu Anda dapat menjual saham dan memulihkan investasi Anda kapan saja

3.   Reksa dana
Reksa dana adalah kumpulan saham dan obligasi yang diawasi oleh spesialis investasi. Reksa dana masih jauh dari sempurna. Ada banyak biaya yang dapat memotong pendapatan Anda untuk dapat mempertahankan reksa dana. Anda harus mempertahankan portofolio investasi yang terdiversifikasi sendirian. Sehingga pada akhirnya nilai reksa dana terkait erat dengan kinerja manajer.


Seperti yang telah dijelaskan di atas jenis investasi yang paling umum digunakan ada tiga yaitu obligasi, saham dan reksa dana. Apakah saat ini Anda ingin investasi uang namun belum pernah melakukan sebelumnya? Ada baiknya Anda berbicara dengan penasihat yang dapat memberikan solusi cara mengatur keuangan yang baik dan benar.
 

Most Reading

Sidebar One